Rabu, 24 Desember 2008

Christmas and the bomb

Ini malam Natal paling nggak oke sepanjang sejarah hidup gw! Asli... Bukan karena H-1 masih ngantor, bukan karena nggak pasang pohon natal di rumah, bukan karena nggak ikut hip hip hore sama temen-temen... Bukaaaaan! tapi karena sore ini di kantor ada teror bom! Bener-bener teror bom dengan penjinak, polisi, lengkap dengan kepanikan dan kerumunan masa, orang-orang berlarian kesana kemari , muka tegang... Aduh, nggak lagi-lagi deh ngalamin yang begini. Untuk pertama kalinya gw panik dengan kejadian teror bom beneran... (ya iyalah, masak bo'ongan??) Bungkusan mencurigakan yang ada didalam kantong plastik item itu tergeletak nggak lebih dari 1 m di depan kantor gw. Bahkan, dari dalem kantor keliatan tim Gegana sama polisi udah mengerumuni bungkusan itu. Spontan aja ngliat pemandangan nggak umum ini gw panik. Vita sama Jule yang bengong ngeliat ini semua tiba-tiba nyuruh gw ambil mobil. Waktu itu nggak kepikiran mobil lagi, yang ada gimana caranya jauh-jauh dari bungkusan itu. Kami bertiga sempet ngibrit sampe ke depan OCBC NISP tower, tapi trus gw sama Jule memberanikan diri untuk balik ke basement dan ambil mobil gw. Beneran deh, selama jalan keluar basement, gw untuk pertama kalinya deg degan sampe kayak mau meledak jantung ini. Ada kali 15 menit yang sangat menegangkan sampe keluar keringet dingin. Yang gw bayangin udah yang jelek-jelek aja. Ampun deh, cukup satu kali ngalamin yang model begini >_<


Tapi thanks thanks thanks thanks God, akhirnya gw sampai dirumah dengan selamat. Bener2 nggak ada kerjaan orang-orang yang menyebar ketakutan dan teror disaat-saat kayak gini. Saat dimana harusnya semua orang happy karena Natal didepan mata dan sekarang adalah masa liburan! Kenapa sih harus menyebarkan sesuaatu yang nggak baik kalau ada banyak hal baik bisa diebarluaskan ? ... Gw jadi nggak habis pikir sama apa yang ada dikepala orang yang sengaja bikin teror , baik yang kejadiannya barusan aja ataupun mereka-mereka yang emang 'kerjaannya bikin onar' a.k.a teroris.
What the use of this things ? Apakah dengan melakukan hal ini mereka jadi orang-orang yang ditakuti dan jadi dikagumi oleh orang banyak ?
Coba kita inget-inget lagi. Bom malam Natal (2000), Bom Bali 1 (2002)& 2 (2005), Bom di KedubeS Australia di Jakarta (2004), Bom JW Marriott (2004) -dan masih ada boanyaaak lagi serentetan peristiwa teror bom di Indonesia -apa gunanya mereka melakukan ini semua ?
They just ask for some stupid attention from the world, yang mereka kira akan didapatkan dengan bertingkah dan melakukan aksi teroris! Tapi kemudian apa ? what next? apakah tujuan utamanya tercapai ? Apakah dengan melukai orang lain mereka menjadi bahagia ?
Emang bisa ya, berbahagia diatas ketakutan dan kesedihan orang lain? Apakah itu tolok ukur kemuliaan dan keberhasilan yang mereka dapatkan? Kalau alasan mereka adalah demi kemuliaan, emang ada ya kemuliaan yang didapat dengan melakukan suatu perbuatan yang tercela?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar