Sabtu, 28 Februari 2009

Bisakah...

...kamu berjalan maju dengan salah satu kaki tetap ada ditempat?

Selasa, 24 Februari 2009

24-2-09

*mengapa ini semua terasa begitu menyakitkan?*

karena kamu sedang belajar... Belajar untuk melihat bahwa dunia ini tidak hanya tentang pelangi dan matahari. Terkadang ada badai dan hujan yang datang. Dan aku ingin percaya bahwa kamu adalah seseorang yang cukup kuat untuk bisa menerima hal ini.
Karena, hanya butuh waktu sedetik untuk mencintai kelebihannya, namun butuh seumur hidupmu untuk menerima kekurangannya sebagai bagian dari cintamu. Hanya dia yang berani mempertaruhkan selamanya yang akan menjadi pemenang atas cinta yang ia miliki.
Sayangnya...kita tidak pernah bisa menebak siapa yang berdiri disebelah sang waktu pada saat ia seolah berhenti berputar. Saat sadar sang waktu telah berlalu meninggalkanmu begitu jauh, saat itulah kamu akan memberikan selamanya untuk mengembalikan dia yang sudah pergi.

Belajarlah...bahwa menerima adalah bagian dari mencintai tanpa batasan dari sang waktu.

Senin, 23 Februari 2009

Before Single Platform Day One

15.40
Terjebak dalam sosialisasi produk dan program dari Lippo. Virtual account, e-tax, payroll system, what so ever! Pengen banget rasanya bisa memahami manfaat dr apa yang dipresentasikan, tapi kok gw ngerasa bahwa seharusnya orang2 dr bagian komersil atau korporet lending yang ada disitu. Incoming collection dalam jumlah ratusan itu kan cocoknya untuk perusahaan kyk asuransi, sekolah, franchise dll dll dll, which is...mereka adalah nasabahnya corporate and or business banking.
Sempet kepikiran kalau overlap segmentasi produk yang nggak jelas hanyalah tahap awal dari proses merger. Produk cons dijual di comm, produk comm dijual di corp, produk corp dijual di cons. Dan yang jela sebelum Single Platform Day 1 this kind of s**t meeting will never end. *gasp*

17.46
Di jalan otw home, kena macet dan dalam kondisi sangat lapar, kepala gw kompak marompak jadi pusing. Berat banget rasanya. Padahal gw jarang pusing , kenapa akhir2 ini stamina gw gampang banget rontok ya? Gampang capek, kena AC sedikit pusing (dasar katro!), ngliat komputer dikit berkunang-kunang, jalan kaki dikit pegel-pegel, kenapa ya...?

20.52
Disela-sela sakit kepala yang makin parah...rasanya kepala mau pecah!
Merger.
proses penyatuan dua institusi yang besar dan tumbuh dengan masing-masing karakter. Sistem, SDM, produk, infrastruktur, legal, teknologi, kapital dan masih banyak lagi aspek yang harus dilebur menjadi satu. Baik Lippo maupun Niaga, keduanya sudah berusia lebih dari 50 thn. Corporate culture, visi-misi n ritme kerja pasti sudah tercermin dan melekat dengan jelas dalam benak setiap karyawan. Sebetulnya gw suka sama konsep merger yang ditawarkan sm management : merging of two power , consumer (Lippo) n corporate (Niaga). Konsep ini saling melengkapi satu dengan yang lain. Consumer vs corporate, service vs network, mass vs customize. Gw suka banget dengan hal-hal baru yang ditawarkan oleh management. Gw juga pasti akan sangat bangga kalo bisa melewati masa ini sbg salah seorang X-BN, yang bisa membawa *karakter* BN didalam CIMB. Terlepas dari kewajiban untuk blending dengan X-LB, gw juga suka nambah temen.
But to be honest...
prosesnya memang tidak semudah angan-angan. Contohnya adalah meeting sore ini. Begitu tau topiknya virtual account, payroll n e-tax, gw (jujur aja) prefer untuk ngobrol sama Mit drpd menyimak apa yang disampaikan. "Nanti juga dishare diemail." gitu pikir gw.
Hehehe, bandel yah.

21.18
Pengen nunggu 00.01 tapi kok kepala rasanya makin berat ya...

Minggu, 22 Februari 2009

What Next ?

Abis nonton Kick Andy dan ngerasa senewen sama semrawutnya kehidupan sosial ekonomi di Jakarta, what next?
Abis coba cari sparing partner untuk diskusi *kenapa gw harus sekolah lagi?* -dan nggak nemu orang yang tepat-, what next?

Kalimat "what next" ini ternyata ampuh juga kalo disampaikan ke pemimpi kayak gw yang isi kepalanya segudang but nothing to deal with realization hehehe

Minggu, 15 Februari 2009

Flashback (3)

Post dr multiply.
Selasa, 9 Desember 2008
9.31 PM


Hari ini nilainya 8,5. Lumayan kan, untuk sebuah hari Selasa awal minggu setelah long weekend? Biasanya hari pertama masuk kantor setelah libur panjang isinya males dan pengen pulang cepet. Tul ga ? =P Well anyway, kenapa hari ini nilainya 8,5? Karenaaaa... alasan utama tulisan gw nggak pernah fokus dan selalu melebar kemana-mana sudah ketemu! Daaan, ilham ini gw peroleh dengan tidak sadar. Maksud gw, memang nggak sengaja, pas nulis tiba-tiba ide itu datang. Ini yang dari dulu gw tunggu-tunggu.
And the reason are:
1.Topik utamanya nggak jelas. Gimana mau jelas, secara awal nulis nentuin topik aja enggak! Hehehe, dasar penyakit! Secara lagi, yang namayan perasaan gw gampang banget berubah, kalau ditengah cerita, tiba-tiba perasaan gw berubah, buyar juga deh itu jalan cerita; buntut2nya jadi nggak nyambung sama awal ceritanya. Kalaupun nyambung, ya itu juga dipaksa-paksain nulis 3-4 hari kemudian setelah ”rasa” itu datang lagi. Selama ”rasa yang muncul” diawal cerita belum datang, yaaaa...nggak bakal cerita itu nyambung. Dapet salam dari temennya tahu : cabe deh!
2.Inspirasi memang seringkali datang. Tapi jauh lebih sering gw biarkan berlalu begitu saja. Untuk menuangkannya kedalam tulisan itu lah yang gw masih suka males-malesan. Padahal, iman tanpa perbuatan pada hakikatnya adalah mati, ya toh? Halagh. Maksud gw, mau se-nendang apa pun inspirasi yang gw dapet, tapi kalo nggak segera dirangkai dalam kalimat ya nggak akan menghasilkan cerita apa pun! Damn! Kenapa baru sadar sekarang ya?

Tapi sisi baiknya adalah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jadi, walaupun dengan sedikit kelelahan karena jalan-jalan kesana kemari (jalan kaki beneran, bukan naik mobil), tapi gw seneng, karena ternyata memang untuk melakukan sebuah perubahan, yang dibutuhkan hanya keberanian melewati langkah awal dan sebuah niat untuk melakukannya.
Dari manakah datangnya kesadaran ini? Percaya nggak sih, gw yang biasanya nyaman dengan ketidaktahuannya akhirnya mulai punya rasa terusik juga. Malu sama orang-orang karena gw jauh ketinggalan informasi kali ya. Biasanya kalo nggak tau tentang sesuatu yang lagi up to date, tinggal pasang muka bego, balik kanan maju jalan, habis perkara! Nggak ada tuh yang namanya rasa malu atau ingin tau. Yang nggak tau kan gw, kenapa lo yang pusing ? gw anteng-anteng aja kagak tau, kenapa lo yang belingsatan kalo kagak tau ?
Idiiiih, stubborn banget yah! Sekarang nggak lagi-lagi deh cuek bebek yang model begitu. Pengennya kalo pas lagi diajak ngomong dan nggak nyambung, langsung cari tau soal topik yang barusan diomongin. Kayak ada yang ganjel gitu di hati. Tengsin. Pengen tau. ”Kok gw bisa nggak tau ya?”. Emang sih, gw bukan google.com berjalan yang bisa tau apapun sekali ngetik kata kunci, tapi yaaa...minimal kalo ada yang ngobrol soal topik tertentu, gw pernah denger.

Dan ternyata, menulis adalah perkara yang sama.
Gw cuma harus lebih pay attention sama topik utama dan put more effort untuk duduk didepan laptop dan ngetik. After all, let the finger take control. “Jangan mikir, nulis aja!”. Mudah-mudahan ya, 2009 ini bener2 waktunya gw untuk mulai nulis.

Flashback (2)

Post dr multiply Desember kemaren
8 Desember 2008,
1:10 am


Gw belum bisa tidur jam segini.
Padahal Perempuan Lain dan bab terakhir ”L”( both by Kristry Nelwan) udah gw sikat, tapi mata ini tetep nggak mau diajak kompromi. Secara besok ada acara reunian sama temen2 kuliah jam 10 pagi, harusnya sekarang ini gw udah mimpi, dan bukannya melototin monitor laptop!
Hhhh...I’m so cranky this dawn  Pikiran2 tolol tentang apa yang harus gw kerjakan hari Selasa besok sudah mulai bersliweran dikepala. Why am I so restless ? sekaliiii aja Dent, bisa nggak sih nggak mikirin yang nggak penting and just enjoy your life?
Kok terdengar seperti kalimatnya siapaaa gitu ya? Jadi inget dia deh.
Dan monologue didalam diri sendiri pun terjadilah.

“Damn, I miss him so much!” Aku coba telp aja kali ya…”
“Jam segini ? dia pasti udah tidur… !”
”Ya udah, sms aja! ”
”Percuma lah, paling dia baca besok pagi!”
”Iihh, niat nggak sih kangennya ? Lagian , pake acara berantem segala... Berantem kok dijadiin hobi...”
”Loh, salah siapa ngajakin berantem ? yang childish itu siapa ? yang mulai duluan itu kan... Coba kalo dia nggak...bla...bla...bla...”

Bawel ah gw...tetep aja kangen...

Anyway, ngomong2 soal Kristy Nelwan...
Gw jadi ngefans berat sama neng geulis satu ini semenjak baca “L” dan ”Perempuan Lain” (PL). Dua buku ini udah jelas jaminan mutu karena beberapa alasan. Pertama, penerbitnya Grasindo, jadi gw yakin editornya pasti oke. Kedua, novel ini dibuat oleh twenty something metropop woman, yang kehidupannya nggak jauh2 dari seputar work and love life. Gw banget ? nggak juga. Pasti ada jutaan perempuan di ibu kota Indonesia yang pernah mengalami hal serupa dengan apa yang ditulis di novel ini. Real life banget deh pokoknya, berasa nyambung sama kehidupan sehari-hari. Ketiga, bahasa dan tema novel ini simple, mudah dipahami, nggak njelimet, apa adanya dan fresh. Tepat dijadikan pilihan buat penghilang stress dan membunuh waktu senggang. Nggak ada lagi bete kalo udah baca novelnya Kristy, even after many times. Keempat, mungkin jadi alasan paling nggak penting buat lo tapi jadi perhatian tersendiri buat gw karena ada faktor pengalaman pribadi. Di kedua novel Kristy, ada seting kota Bandung, Jogja, Bali dan Jakarta. Jogja dan Bandung, my love story ada di dua kota itu :) Bali, tempat backpacking yang sampe sekarang belum kesampean. Jakarta, this damn city is where I’m living now. Jadi ya…berasa ada kesamaan dengan tokoh utamanya. Hihihi, nggak nyambung ya ? Biarin deh ah, sini gw sambungin pake tali :).
Once you have it, you will ask for more.
Ya begitulah… Setelah tau bahwa ternyata “L” adalah buku keduanya, gw jadi penasaran sama buku pertamanya. Hunting hunting dan hunting, ketemulah sama si “Perlempuan Lain (PL)”. Hehehe, nggak kalah seru te/rnyata. Temanya masih diseputar love and work.
Karena background pekerjaannya adalah dunia entertainment, jadilah tokoh-tokoh di novel ini berasal dari dunia itu, EO, radio, stasiun TV lokal. Dengan gayanya Kristy berhasil menggambarkan suasana dibelakang layar pekerjaan (yang tampak) nan gemerlap itu. Dikejar deadline, sehari cuma tidur 2 jam, coffee, editing, presentasi yang penuh ide dan kreativitas .. Aduh, gw jadi inget sama gaya presentasi yang ada di kantor : grafik, angka, SWOT, strategi. Crap! Sepertinya cukup menantang. Yang jelas sih nggak cocok banget sama ritme dan jam tidur gw. Jam 10 malem kan mata ini udah kayak panda. Bedanya, lingkaran hitam di dua bola mata panda lah yang bikin hewan ini jadi kelihatan lucu. Sementara lingkaran hitam di dua bola mata ini justru membuat muka gw terlihat seperti Smeagol di LOTR. Crap.

Looks like she loves her life.
Sama halnya dengan Ika Natassa…
Ika Natassa ???

Waaaa, gw jadi semangat kalo ngebahas dia. This fun fearless female adalah favorit gw juga. 11-13 sama Kristy Nelwan. Tapi 11-12 sama Denta Felli Ananda! Hahaha, ngarep!
Ok, ok, lets talk about her books, A Very Yuppy Wedding dan Divortiaire.
Tiga alasan pertama kenapa gw suka sama novelnya Ika sama dengan kenapa gw suka sama novelnya Kristy (please read the paragraph above, hehehe). Alasan keempatnya yang agak beda. Well, begitu kalian baca dua novelnya ini pasti langsung ngeh deh; dan komen pertama yang pasti muncul adalah …“ Denta bangeeeedddd” :)
Yes sir! banker-wati memang rata2 dunianya penuh dengan juggling time, rush hour , meeting yang nggak jelas waktunya, entertain client, target booking, and of course sepaket dengan Jimmy Choo dan Masimo Dutti.
Cengar cengir senyam senyum dan manggut-manggut adalah reaksi yang keluar setiap kali gw ganti halaman. Ngerti banget sama apa yang Ika tulis dan gambarkan, karena itulah yang gw alami setiap hari (kecuali bagian OTS yang mengharuskan keluar Jawa, untung nasabah gw masih diseputar Jakarta semua).
Gw sempet nanya sama temen yang kerja di tempat dimana Ika bekerja. Memang dia bilang yang ditulis Ika itu agak berlebihan, “No such a drama queen in my office Dent”, gitu katanya. Well, pendapat dan opini orang bisa macem-macem.
Yang pengen gw tekankan dan share dib log dalam rangka nggak bisa tidur yang nggak jelas malam ini adalah : hidup yang penuh makna dari seorang wanita bernama …(dalam hal ini adalah) Kristy Nelwan dan Ika Natassa
Guys, gw selalu admire seorang perempuan yang bisa menjadi wanita seutuhnya untuk diri mereka sendiri , terlebih untuk orang lain. Gini maksudnya.
Ika dan Kristy adalah wanita wanita yang super sibuk dengan pekerjaan utama masing-masing ; dan tampil prima setiap saat sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Melelahkan ? Pastinya! Butuh waktu, tenaga, pikiran dan effort yang nggak sedikit untuk bisa ada diposisi mereka saat ini. But they do love their life ! Bahkan, diluar itu, mereka menghasilkan sesuatu dengan melakukan hal-hal yang mereka sukai. Uang ? barang ? jadi terkenal ? Bukan! Not such a material thing, fellow. Mereka menghasilkan sebuah karya yang bisa dinikmati oleh orang banyak. Dan itu mereka lakukan disela-sela keterbatasan yang mereka miliki.

Apa gunanya menggarami air laut ?
Apa gunanya menggarami sayur sop buatan sendiri waktu kita sedang belajar masak?

2.15 am
Dan gw masih segar bugar. Siaul. Ayo dong ngantuk !
Damn, gara2 tadi nyebut sayur sop, gw jadi inget sop ikan batam favorit gw, favoritnya dia juga sih. Tuh kan, jadi inget lagi deh sama dia. Gimana sih? kan lagi berantem...
”Hehehe, see ? udah gw bilang dari tadi. Coba deh telpon dia, atau sms bilang lo kangen. Setelah itu baru lo bisa tidur pulas.”
Rasanya terlalu bego malem ini kalau nggak menuruti suara yang tiba-tiba muncul karena inget sop ikan batam. Gw mau sms ah, biarin aja dia baca besok siang.
Udahan yuk berantemnya…kangen nih...

Flashback (1)

part 1
6 Desember 08, 10.23 PM

Pernah ngelempar batu kedalam kolam?
Airnya beriak kan?...
Walaupun beberapa saat kemudian air di kolam itu akan kembali tenang, batu yang dilempar tsb sudah menjadi bagian dari kolam tsb, dan nggak akan pernah hilang sampai kita sendiri mengambilnya kembali dari dasar kolam.

This time blogs = Piyama biru + minyak kayu putih+ air putih - cemilan
(Damn! Coba sekarang jam 10 siang, pasti disekitar gw sudah penuh dengan keripik, kue bantal keju, kacang telor, teh kotak dingin…hmmm…)



“Your lover, your best friend, your soul mate, your tag team, your enemy… Pernah nggak sih sekali waktu ngebayangin bahwa seseorang yang kita temui hari ini , suatu saat akan menjadi some one yang berarti buat kita ? Bisa besok, lusa, taun depan, 10 thn lagi?”

Gw cuma pengen share tentang pertemuan-pertemuan dengan beberapa orang 3 tahun belakangan ini, ternyata membawa begitu banyak cerita. Setelah dirunut dari awal, nggak ada yang nyangka, bahwa mereka yang gw temui saat itu bakal berarti banget bwt gw saat ini. Ketemu secara langsung, nggak langsung, sekali ketemu, beberapa kali ketemu, dan banyak lagi jenis2 pertemuan itu, bikin gw sadar bahwa ternyata, semua ini tentang relationship with others ya? Semuanya bakal balik ke situ2 juga. Hebat ya manusia!?! Ajaib aja rasanya ... Bagaimana kita bisa terhubung satu sama lain for unpredictable reason...
Kalo pas lagi flashback ke masa kadang gw jadi suka heran sendiri , betapa ternyata orang-orang yang waktu itu gw temui banyak membawa andil keberadaan gw sekarang. Waktu itu sama sekali nggak ada pikiran bahwa dia/mereka someday bakal jadi seberarti ini bwt gw. Ketemu ya ketemu aja, nothing special and no need to pay attention for further relationship. Tapi seiring berjalannya waktu, ternyata mereka (atau Tuhan?) punya jalan sendiri untuk menempatkan dirinya dalam hati gw. A place inside of me yang khusus buat mereka, semacam kavling dengan sertifikat hak milik yang peruntukkannya udah pasti dan nggak bisa dipindah tangankan kecuali ada akte jual beli atau dihibahkan
(Hihihi…Kok jadi ngomong sertifikat tanah sih?)
Enggak lah. Hubungan dengan orang lain itu nggak bisa disamakan dengan jual beli apapun juga karena memang those people cant be traded. Nggak ada angka yang cukup pantas menghargai nilai seseorang bwt kita. Yak an ?
So…

Part 2
15 Februari 2009, 19.05


Itu adalah postingan di multiply bulan Desember 08 yang lalu.
Gw nggak nyangka bahwa 2 bulan kemudian, postingan itu memberikan makna yang jauh lebih dalam dari yang pernah gw bayangkan...
Seandainya gw sadar dari dulu bahwa benang kusut yang terjadi selama ini adalah karena sikap gw yang egois, maunya dingertiin tanpa peduli gimana perasaan orang lain...mungkin nggak perlu ada yang sakit hati sampai kayak gini. Padahal niat awal gw baik, nggak pengen nyakitin perasaan orang lain. Tapi ternyata ketidakjujuran itu justru membuat keadaan makin runyam dan sakit hati yang ada makin dalam, makin nggak terobati. Karena kesombongan dan keegoisan itu bikin gw ngerasa yang paling bener, yang paling harus dingertiin, yang paling...yang paling...
Kemana aja selama ini ? Ngapain aja waktu begitu banyak orang care dan peduli sama gw sebetulnya sedang ngasih tau bahwa there is something wrong that need to be fixed?
Nggak tau musti gimana nih, apakah dengan minta maaf aja cukup untuk sakit hati yang selama ini terjadi ?kayaknya sih enggak.
Kalau aja waktu itu gw sadar dan mengerti lebih cepat, kalau aja waktu itu ada cukup ketegasan untuk bilang "enggak" atau "iya" disaat yang tepat, kalau aja waktu itu emosi gw lebih terkontrol, kalau aja waktu itu gw nggak egois dan bisa ngertiin perasaan orang lain...kalu bisa muter waktu dan kembali ke masa lalu.
Jujur gw nyesel sekarang, a big gulity feeling, and it feels so awful, bukan cuma ke satu orang, tapi ke semua orang yang udah gw sakiti hatinya , padahal jelas-jelas bahwa mereka sayang sm gw, pengen ngasih yang terbaik bwt gw. Dulu sering banget bilang "the world is better of without me" tanpa ngerti maknanya, tapi sekarang gw ngerti apa maknanya, itu kalimat yang diucapkan oleh pengecut yang selalu pengen lari dari kenyataan , and yes...it is me. Yang bikin hubungan baik jadi jelek, yang bikin persaudaraan jadi renggang, yang udah membawa kebencian, yang udah membawa salah paham.

Selasa, 10 Februari 2009

smile

Gw setuju banget sama kalimatnya Andrea Hirata,"menabur senyum menuai cinta".
Akhir2 ini baru terbukti kebenarannya bahwa tersenyum memang membawa banyak kebaikan. Sebetulnya Rendhi juga sudah highly forced me to smile sejak 1 thn yang lalu, tapi kok ya...baru sadar sekarang gitu. Gw jadi inget dulu pas pertama kali gw jalan sama dia waktu masih di Jogja tahun 2005, dia pernah bilang, "aku suka kalo kamu tersenyum kayak barusan" hihihihi....he had seen it long ago before everything.

Kembali lagi kepada senyum. Hari-hari belakangan ini gw punya banyak alasan untuk cemberut, terutama yang disebabkan oleh urusan kerjaan. Proses persetujuan yang makin berbelit-belit, Cruela Devil yang ternyata sekarang 1 center sm gw (oh my...ketemu lagi sama nenek-nenek gondrong itu...), dll dll dll. Tapi kok ya rasanya muka ini terlalu manis kalo harus ditekuk 7, kasian yang pada ngeliatin, kan nggak enak juga ngeliat muka gw :)

sehat, enak diliat, murmer, bawa berkat, dan menuai cinta...itulah senyum...ckckckc, dahsyat...

Senin, 09 Februari 2009

merge

kantor gw lagi nggak banget deh prosedur persetujuannya :(
Apa karena menjelang SPD 1 ya? hari ini prosedurnya begini, besok bisa berubah jadi begitu. walaupun sebenernya gw sangat bisa memaklumi kondisi yang penuh ketidakpastian kayak gini...ya iya lah, secara merger kan nggak gampang, takes years to elaborate 2 very different culture... Jangankan menyatukan perusahaan dengan budaya masing-masing, menyamakan 2 orang dengan karakter yang berbeda aja susahnya bukan main, apalagi ada berorang-orang yang harus disatukan demi visi perusahaan???halagh.

Senin, 02 Februari 2009

go details

Merujuk ke postingan sebelumnya, mengenai setting time frame yang jelas untuk rencana-rencana di tahun 2009 ini, kayaknya break down and go details-nya adalah sbb.

1. yang berhubungan sama menciptakan kesehatan body and soul, contoh : stop ngopi, no way stress , mengurangi makanan pedas, meningkatkan asupan vitamin A, E , C dan kalsium --> time frame : sepanjang 2009 dan seterusnya.
Oiya, dalam rangka menyeimbangkan cita-cita ini, gw pengen deh les piano lagi. Masak kalah sama Fenia? Dia aja bisa les piano di dua tempat kursus ditambah les vokal pula! hah, maaf maaf ye, gengsi bow kalo sampe kakaknya dilabas. Hehehe, nggak juga ding, gw bangga banget punya dede nggak bisa diem kayak dia. Kalo pas dia lagi les piano, kayak flash back deh waktu jaman SD-SMP-SMA. Time frame --> s.d maksimal April 2009, harus udah daftar les piano lagi atau les vokal.

2. yang berhubungan sama financial planning , contoh : nglunasin pinjeman mobil dan mulai pinjeman rumah. Well, rencana 2009 yang ini memang agak ekstrim, cuma kok gw setuju banget sama Jaya Setiabudi yang percaya sama the power of kepepet. Terkadang kekuatan, ide, pemikiran, keberanian, keyakinan, dll itu datang disaat kita justru dalam keadaan underpreasure. Hmm, gw pengen mengkondisikan diri gw untuk berada dalam kondisi kepepet itu, dalam hal ini kepepet utang hehehe. Iya lah, entah gimana caranya (eeitts, catet ya...gw tau caranya) tu pinjeman mobil harus lunas dan gw harus tanda tangan perjanjian kredit untuk sebuah rumah di Depok atau Cibubur --> sebelum Desember 2010.

3. yang berhubungan sama cita-cita, contoh S2 dan pindah ke bank sebelah. Berdasarkan hasil diskusi dengan beberapa temen yang udah pada ngambil S2, emang kelihatannya butuh pengorbanan besar dari yang namanya "kuliah sambil kerja". Kayak dimasukin ke blender, kalo pake istilahnya Agung. Jungkir balik, nggak punya kehidupan, tua dijalanan, weekend di kampus ngerjain tugas, diskusi ilmiah bla bla bla. Walaupun begitu, ada satu nasehat yang selalu gw inget dr senior gw dikantor, namanya Mbak Dian, bahwa selagi masih ada waktu dan niat lp masih membara, nggak ada alesan buat mikir2 ngambil S2, "Denta, Sebelum lo sibuk sama urusan suami, sebelum lo punya anak, sebelum otak lo lemot, sebelum lo disibukkan dengan urusan susu bayi dan cabe rawit didapur, lo harus ambil S2 Dent!" Kalo dipikir-pikir, cita-cita gw yang satu ini memang persiapannya agak molor, secara rentang waktu mengumpulkan informasi mengenai target operasi uni-uni itu ternyata sudah gw lakukan sejak --> 2008 yang lalu, alias butuh satu tahun sendiri bwt gw untuk survey sekolah. Kadang kalo lagi drop dan hilang nafsu untuk sekolah lagi, gw cuma bisa teriak "Semangaaatttt!" dengan nada yang sama sekali nggak bersemangat. Pasti akan ada harga yang harus dibayar untuk sebuah titel MBA. Time framenya masih nggak jelas, gw belum berani memastikan kapan waktunya.
Next, soal pindah ke bank sebelah. Time framenya sih kalo yang ini jelas , setelah 18 Desember 2009 karena baru ditanggal itu gw terbebas dari jebakan Rp 100 juta dari kantor. Top of the list, clacified and top ranked! Nyokap masih aja ngomporin untuk coba cari tempat kerja yang ritmenya lebih santai , bisa curi-curi waktu, nggak dikejar-kejar target dll dll dll.

4. Yang berhubungan sama asmara : hmm, masih banyak yang harus diperbaiki disini, tapi gw yakin kami bisa kok :) bersama kita bisa heheheh, parpol banget nggak sih?!?!?!